Pengaruh Perkembangan Teknologi Nirkabel 4G terhadap pemikiran kognitif masyarakat dalam komunikasi.

Pengaruh Perkembangan Teknologi Nirkabel 4G terhadap pemikiran kognitif masyarakat dalam komunikasi.

Tidak dapat dipungkiri, sejak pertama kali teknologi komunikasi digital mobile 1 Generation (1G) diperkenalkan pada tahun 1981 oleh Nordic Mobile Telephone hingga generasi terakhir 4G yang telah di standarisasi oleh IMT Advanced pada tahun 2012, telah terjadi lompatan perubahan dalam bagaimana kita berkomunikasi dalam kehidupan sehari – hari.

Dalam hubungannya dengan teori komunikasi Social Learning & Cognitive, lahirnya teknologi nirkabel, 2G, melahirkan sebuah generasi baru dengan pemahaman  bahasa komunikasi yang baru pula. Yang sering kali tidak dapat dimengerti oleh generasi sebelumnya yang tidak mengadopsi pembelajaran baru tersebut. Beberapa contoh perubahan misalnya kita terbiasa menyingkat kata “untuk” dengan “u/”, “u” atau “utk”, bahkan tidak jarang kita melihat orang menggunakan “4” untuk menggantikan kata “for” atau juga berarti “untuk”.

Masyarakat mulai meninggalkan SMS, kita biasa melihat bagaimana kebiasaan mengirim SMS perlahan – lahan terkikis karena kini masyarakat terbiasa berkomunikasi tanpa batas karakter dengan biaya yang flat. 

Silahkan download dan baca selengkapnya di : http://adf.ly/1I5p9P

untuk karya tulis lainnya bisa kunjungi Academia.edu Eddy Yansen.

 

Share on Google+Share on FacebookShare on LinkedInTweet about this on Twitter
Pengaruh Komunikasi Hasil Teknologi Komputer dan Internet terhadap Pertumbuhan Terorisme di Indonesia

Isu terorisme adalah salah satu isu populer yang banyak dibahas dalam studi komunikasi beberapa tahun terakhir. Terorisme yang erat hubungannya dengan politik dan ideologi, tentu tidak bisa kita dipisahkan dengan perkembangan dan pemanfaatan media komunikasi sendiri.

Pemanfaatan teknologi internet dan perubahan bentuk media ke digital, diduga adalah salah satu penyebab semakin berkembangnya terorisme di Indonesia. Kini organisasi teroris bisa menggunakan teknologi internet seperti website, chat, social media untuk melakukan perekrutan, mencari mereka yang mudah untuk dipengaruhi paham ideology yang diusung oleh organisasi teroris tersebut. Tanpa harus berhadapan langsung, maupun mempengaruhi secara langsung satu orang ke orang lain, melainkan melalui website yang berisi doktrinisasi, organisasi teroris dapat memperngaruhi banyak orang dalam waktu yang lebih singkat.

Silahkan Klik disini untuk download selengkapnya : http://adf.ly/1I5oBY

untuk karya tulis lainnya bisa kunjungi Academia.edu Eddy Yansen.

Share on Google+Share on FacebookShare on LinkedInTweet about this on Twitter
Teori Social Learning dan Cognitive dalam Komunikasi Teknologi Media Baru

Mengulas secara ringkas, penerapan social learning theory ( Albert Bandura ) pada berbagai media komunikasi baru seperti web 2.0 dan social media. Perubahan media yang terjadi sangat cepat dalam 10 tahun terakhir, yang tidak hanya disebabkan oleh perkembangan teknologi sendiri namun juga oleh pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat, telah menuntut para pakar komunikasi untuk mengembangkan sebuah konsep keilmuan untuk menghadapi perubahan media yang terjadi.

Perubahan yang paling fundamental adalah dengan adanya digitalisasi, sebuah proses yang mempu mengubah simbol – simbol komunikasi ( tulisan) menjadi kode binari dan disimpan, dikelola dan didistribusikan dengan cara yang baru. Hal ini telah merevolusi hal paling mendasar dalam bentuk fisik media, dan berpengaruh bukan hanya pada media cetak, namun juga media elektronik.

Karya tulis ini bisa di download di : http://adf.ly/1I5lk3

untuk karya tulis lainnya bisa kunjungi Academia.edu Eddy Yansen.

Share on Google+Share on FacebookShare on LinkedInTweet about this on Twitter

Page Navigation