Academic Article & Writings

Komunikasi dengan Micro-Blogging Pada Saat Krisis : Studi Kasus Serangan Teroris di Paris 2015

Penelitian ini memiliki fokus pada penggunaan micro-blogging sebagai sarana komunikasi dan sumber berbagi informasi pada saat terjadi krisis, terutama pada studi kasus serangan teroris di Paris, Perancis  pada tanggal 13 November 2015 yang lalu. Dengan analisa bentuk tweet yang dilakukan dan juga sentiment yang terkandung di informasi yang disebarkan melalui Twitter, penelitian ini mengungkap karakteristik topik-topik utama yang disebarkan pada situasi krisis yang masih berlangsung berdasarkan hashtag # sebagai alat kategorisasi.

Untuk lengkapnya silahkan download dan baca di :

https://www.academia.edu/19233642/Komunikasi_dengan_Micro-Blogging_Pada_Saat_Krisis_Studi_Kasus_Serangan_Teroris_di_Paris_2015

Obama’s Social Media Strategies on US Presidential Election 2008 & 2012

Bagaimana Obama memenangkan Pemilu di Amerika Serikat pada tahun 2008 & 2012 menjadi sangat menarik untuk diulas dan dipelajari. Bagaimana social media digunakan untuk mempengaruhi perilaku pendukung dan masyarakat.

Affective Computing : Meramu Komputer yang Mengerti Perasaan Anda

Pernahkah anda mengalami frustasi ketika menggunakan perangkat elektronik dewasa ini ? pernahkah anda bayangkan bahwa computer, tablet dan telepon genggam anda dapat lebih mengerti perasaan anda ? inilah affective computing, bidang ilmu komputer yang bertekad menghasilkan teknologi yang dapat mengerti perasaan anda, dan merespon dengan emosi.

Affective Computing adalah bidang ilmu yang menggabungkan ilmu psikologi, ilmu kognitif dan ilmu komputer dalam pengembangan teknologi, sistem dan alat yang dapat mengenali, memproses dan meniru efek manusia seperti emosi dan perasaan ( Tao, Jianhua. 2005 ).

Silahkan download dan baca selengkapnya di : http://adf.ly/1IBgvr
Tulisan ini juga ditampilkan di wikipedia Indonesia : https://id.wikipedia.org/wiki/Affective_computing

untuk karya tulis lainnya bisa kunjungi Academia.edu Eddy Yansen.

 

Z-POP, Zombie Pop Culture

Wabah zombie sedang mendunia, menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal dan menyerang manusia lain untuk dimakan hidup – hidup. Tenang saja, tentu hal itu tidak terjadi secara nyata, namun wabah ini disiarkan melalui tayangan populer “The Walking Dead” di channel AMC yang turut tersiar di Indonesia melalui channel Fox yang bisa diakses melalui layanan TV Cable.

Fenomena Zombie tergolong unik mengingat bagaimana zombie kini menjadi salah satu pop-culture paling populer di dunia, berkat tayangan film serial “The Walking Dead” pertama kali di tahun 2010. Di bulan Maret 2015 yang lalu, mungkin tidak aneh bila anda melihat kicauan sahabatmu di media sosial hingga percakapan di meja makan sesama keluarga membahas tentang “The Walking Dead” yang baru saja merilis session kelimanya.

Bila anda telah mengenal J-POP dan K-POP, inilah Z-POP ( Zombie Pop Culture )

Silahkan baca dan download selengkapnya di : http://adf.ly/1I5tVn

untuk karya tulis lainnya bisa kunjungi Academia.edu Eddy Yansen.

Karakteristik Komunikasi Antar Pria Pengunjung Spa Plus-Plus di Dunia Maya

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ciri – ciri dalam komunikasi antar pria pengunjung spa plus – plus di dalam forum diskusi digital atau dunia maya. Komunitas pria pengunjung spa plus – plus, yang lebih jelasnya sebagai komunitas pengunjung tempat prostitusi ini menjadi menarik karena juga dapat memperluas wawasan kita mengenai bagaimana topik yang tabu dibahas dalam ruang publik dalam dunia maya.

Penelitian dilakukan dengan analisis semiotika untuk menemukan makna sesungguhnya di balik percapakan yang dilakukan pada komunitas pria pengunjung Orchid Spa BSD City, yang merupakan salah satu tempat spa plus – plus atau spa dengan prostitusi. Peneliti menganalisa 6816 transkrip pembicaraan di forum diskusi Kaskus.co.id dari bulan Mei 2014 hingga Desember 2014.

Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi antar pria pengunjung spa plus – plus memiliki 4 karakteristik seperti bahasa yang ditutup- tutupi dengan sensor, bahasa penuh dengan istilah dengan makna tersirat, bahasa yang diatur dengan tingkatan komando yang jelas serta saling menghormati, dan yang terakhir memiliki karakteristik komunikasi yang bersahabat dan baik dalam bertukar informasi.

Silahkan download dan baca selengkapnya di : http://adf.ly/1I5sgs

untuk karya tulis lainnya bisa kunjungi Academia.edu Eddy Yansen.

 

Page Navigation